Posts Tagged ‘feeling’

Dear mama..
malam ini Yaya liat tanggalan dan udah 160 hari berlalu sejak mama pergi.

Mama, Yaya belajar mengingat mama
tanpa perlu ada airmata :)

Yang Yaya inget sekarang semua kenangan kita berdua saja.

Jaman kita shopping bareng, nyalon bareng, makan berdua..hmmm I miss those moments, ma. Ma, setiap sudut di rumah ini selalu ngingetin Yaya sama mama. Dan selalu ada momen yang Yaya rasanya pengennya cerita sama mama aja karena Yaya tau cuman mama yang bakal mengerti, mendengarkan tanpa menghakimi cerita Yaya. Sekarangpun di saat Yaya sedih akan sesuatu, Yaya berusaha mengingat kalimat-kalimat mama kalau lagi menghibur Yaya.

Ma, I wish you were here to see kakak yang InsyaAllah bulan depan Senior Diamond. Kakak hebat ya ma :)

Kenapa harus biru? Apa yang salah dengan warna yang lain?

Aku tersenyum mendengar tanyanya.
Tapi diam-diam aku kembali mempertanyakan hatiku sendiri: “Kenapa biru?”

Juga di dalam hati, aku harus mengakui kalau aku seorang munafik.

Iya, aku munafik!

Aku menjawab pertanyaan terbesarku
yang bergelanyut di kepalaku dengan 1 kata: biru.

Aku berdalih dengan biru
untuk menutupi suasana hatiku yang turun naik tidak karuan.

Aku bahkan
seperti menganggap biru adalah aku, aku adalah biru.

Perlahan, biru telah menyamarkan kehadiranku sendiri. Aku enggan untuk mengakui hatiku sendiri, dan memilih jawaban termudah.

Biru.

Jujur, aku benci biru.
Sama seperti aku membenci dia.

Aku tahu,
aku dan biru seperti minyak dan air..
tak bisa menyatu.

Biru=dia.

Aku benci biru.

Aku ingin mengakhiri dengan sebuah kejujuran…
karena aku lelah bermain dengan kata-kata..aku tidak ingin lagi menyangkal.
Ya, rasa itu memang ada. Tak perlu bertanya kapan dan di mana semuanya berawal. Setahun lalu, sebulan lalu, seminggu yang lalu atau..sehari yang lalu? Intinya rasa itu ada, nyata, dan jujur.
Ya, rasa itu memang ada. Kujaga rasa itu, tak pernah kunodai rasaku dengan asa yang terlalu luas…
tapi…

bila sebuah rasa tak membuatmu mengajarkanku arti berbagi lagi..untuk apa rasa itu? Aku memilih tak memiliki rasa untuk tetap mengerti arti berbagi darimu…
bila sebuah rasa membuatku kehilangan masa di mana ada kamu sebagai seseorang yang mewarnai hidupku…aku akan membuang semua rasa untuk tetap menikmati masa itu.
Aku hanya ingin mengakhiri dengan kejujuran, tanpa metafor..tanpa kiasan.
Hanya sebuah kejujuran.
Untuk rasa. Untuk kamu.
Disclaimer

d’BC Network adalah sekelompok Konsultan Independen Oriflame yang menjalankan bisnis ini secara online dan offline..

Web ini adalah milik Nahria Medina, anggota d’BC Network dan bukan merupakan web resmi dari d’BC Network atau Oriflame..

Klik di sini untuk mengunjungi web resmi d’BC Network

It's fun ;-)
  • Jolly July
Bloggers
DBCNers